News

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari

204
×

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kibarkan Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari

Sebarkan artikel ini
(foto Istimewa)

IDNZONE.COM – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, serta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Putra bungsu Sang Proklamator, Guruh Soekarnoputra, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) setelah sempat menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, mengonfirmasi bahwa seniman legendaris sekaligus politisi senior tersebut menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Almarhum meninggal dunia pada hari Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta,” ujar Hasto dalam keterangan resminya, Sabtu (26/9/2026).

Saat ini, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Sriwijaya Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk memberikan kesempatan bagi pihak keluarga, kerabat, serta pelayat memberikan penghormatan terakhir.

Instruksi Bendera Setengah Tiang Selama 7 Hari

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi dan rasa duka cita yang mendalam, DPP PDIP menginstruksikan seluruh kadernya di berbagai tingkatan untuk mengibarkan bendera partai setengah tiang selama satu pekan penuh.

“Berkaitan dengan hal tersebut, kepada seluruh jajaran DPP, DPD, DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting agar mengibarkan Bendera PDI Perjuangan setengah tiang selama 7 (tujuh) hari,” tegas Hasto.

Hasto menyampaikan bahwa kepergian sosok yang dikenal sangat dekat dengan dunia seni dan budaya ini meninggalkan duka mendalam bagi seluruh kader dan simpatisan partai berlogo banteng moncong putih tersebut.

Mengenang Sosok Seniman Besar dan Pejuang Marhaenis

Mewakili keluarga besar partai, Hasto turut memohonkan maaf kepada masyarakat atas segala kesalahan maupun kekhilafan yang mungkin pernah dilakukan almarhum semasa hidupnya.

“Selanjutnya mohon doa, semoga almarhum husnul khotimah serta Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, diampuni dan dihapuskan segala dosa-dosanya, dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya,” tutur Hasto.

Baca Juga  Lima Kota Jadi Titik Seleksi Banteng Jatim FC U-17 Jelang Soekarno Cup 2026

Ia menambahkan bahwa almarhum tidak hanya dikenal sebagai bagian dari trah Soekarno, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam pergerakan politik dan kebudayaan nasional.

“Keluarga besar PDI Perjuangan sungguh kehilangan Mas Guruh Soekarnoputra. Beliau dikenang sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, dan pejuang partai. Kita berikan penghormatan terbaik bagi almarhum dengan protokol partai,” pungkasnya. (FTL)