News

238 Pos Pengamanan Disiapkan Polda Jatim untuk Kelancaran Mudik Lebaran 2026

287
×

238 Pos Pengamanan Disiapkan Polda Jatim untuk Kelancaran Mudik Lebaran 2026

Sebarkan artikel ini

IDNZONE.COM – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menyiapkan 238 pos pengamanan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Timur. Ratusan pos tersebut tersebar di sejumlah titik strategis guna memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Sebanyak 238 pos pengamanan tersebut terdiri dari 172 Pos Pengamanan (Pospam), 45 Pos Pelayanan (Posyan), serta 21 Pos Terpadu. Seluruh pos didirikan di berbagai wilayah di Jawa Timur untuk memastikan masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan selama perjalanan mudik.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Kabid Humas Polda Jatim, Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa Pos Pengamanan (Pospam) didirikan di lokasi yang memiliki potensi kerawanan gangguan keamanan.

Menurutnya, pos tersebut juga berfungsi untuk memantau kondisi lalu lintas, terutama di titik yang berpotensi terjadi kepadatan kendaraan maupun kecelakaan.

Sementara itu, Pos Pelayanan (Posyan) ditempatkan di lokasi dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, seperti kawasan wisata maupun pusat keramaian. Di pos ini, petugas memberikan berbagai layanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

“Bersinergi dengan lintas sektor, petugas akan memberikan berbagai layanan kepada masyarakat, mulai dari pelayanan kepolisian hingga layanan kesehatan sesuai kebutuhan masyarakat,” kata Jules dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu (14/3/2026).

Adapun Pos Terpadu didirikan di pusat kota atau titik keramaian yang dinilai strategis untuk memudahkan koordinasi serta pengendalian personel selama pelaksanaan pengamanan.

Keberadaan Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu tersebut bertujuan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.

Jules juga menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan agenda nasional yang harus dipastikan berjalan aman dan lancar. Terlebih pada tahun ini terdapat beberapa momentum keagamaan yang berlangsung bersamaan.

Baca Juga  Jaga Jaringan dan Layanan Digital, Kemkomdigi Dirikan 386 Posko Mudik

“Tahun ini terdapat beberapa momentum keagamaan yang berlangsung bersamaan, yaitu bulan Ramadan, perayaan Idulfitri, serta Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka bagi umat Hindu,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pos-pos pengamanan dan pelayanan yang telah disediakan. Masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik dapat mendatangi pos terdekat.

“Jika masyarakat mengetahui atau mengalami tindak kejahatan maupun membutuhkan bantuan kepolisian, silakan segera menghubungi call center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis,” katanya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur memastikan layanan kesehatan tetap optimal selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Berbagai fasilitas kesehatan dan tenaga medis disiagakan guna memberikan pelayanan cepat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Erwin Astha Triyono, menyampaikan pihaknya memperkuat koordinasi dengan seluruh fasilitas kesehatan di daerah untuk memastikan layanan tetap berjalan selama periode libur panjang.

“Sebanyak 447 rumah sakit di Jawa Timur tetap membuka layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) selama 24 jam guna memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan darurat kapan pun dibutuhkan selama Lebaran,” ujarnya. (CRX)