News

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Sidoarjo Kerahkan 8 Ekskavator Normalisasi Sungai

270
×

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Sidoarjo Kerahkan 8 Ekskavator Normalisasi Sungai

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mempercepat normalisasi sejumlah sungai dan saluran air menjelang musim hujan (foto : Diskominfo Sidoarjo)

IDNZONE.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bergerak cepat melakukan langkah mitigasi banjir jelang datangnya musim hujan. Sebanyak delapan unit alat berat ekskavator dikerahkan untuk mengeruk titik-titik sungai dan saluran air yang mengalami pendangkalan parah di kawasan Kecamatan Candi dan Tanggulangin.

Salah satu fokus pengerjaan menyasar Saluran Sekunder Kedunguling yang berlokasi di Desa Durungbanjar, Kecamatan Candi. Pengerukan aliran air sepanjang 1,5 kilometer tersebut dilakukan guna mengoptimalkan kapasitas tampung debit air serta meminimalisasi risiko luapan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menegaskan bahwa percepatan normalisasi sungai diprioritaskan pada titik-titik rawan genangan dan banjir yang kerap mengintai pemukiman warga.

“Hari ini saya ada di Kecamatan Candi, Desa Durungbanjar. Sungai di desa ini memang terjadi pendangkalan. Hari ini kita keruk, kita normalisasi,” ujar Mimik saat meninjau langsung lokasi pengerjaan pada Jumat (25/9/2026).

Sidak Rutin dan Sorotan Pencemaran Limbah Industri
Guna memastikan pengerjaan berjalan optimal, Mimik berkomitmen untuk mengawasi secara langsung pengerukan di berbagai wilayah Sidoarjo. Menurutnya, pembersihan sedimentasi menjadi kunci utama agar aliran sungai siap menampung lonjakan curah hujan tinggi.

“Menghadapi musim hujan ini saya akan selalu sidak. Mengawasi langsung sungai-sungai di Kabupaten Sidoarjo. Saya ingin pengerjaan normalisasi sungai dilakukan dengan baik sebagai upaya menanggulangi banjir,” tegasnya.

Selain masalah sedimentasi, Wabup Sidoarjo juga menyoroti kondisi air di Saluran Sekunder Kedunguling yang terindikasi tercemar limbah industri. Ia meminta jajaran pemerintah desa dan kecamatan segera melayangkan teguran keras kepada pihak produsen yang diduga membuang limbah sembarangan.

Pemilik industri diimbau untuk memaksimalkan fungsi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar tidak merusak ekosistem dan mengotori aliran sungai warga.

Baca Juga  Antisipasi Lonjakan Wisata Lebaran, TNBTS Perketat Pengaturan di Pintu Masuk Bromo

Peta Sebaran Alat Berat di Candi dan Tanggulangin
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo, Suprayitno, menjelaskan bahwa dari delapan ekskavator yang disiapkan, dua di antaranya ditugaskan khusus membenahi Saluran Sekunder Kedunguling.

Adapun pengerjaan pengerukan lainnya tersebar merata di titik-titik krusial dua kecamatan, meliputi:

Kecamatan Candi:

1. Afvour Kedunguling (Desa Kedungpeluk)

2. Afvour Link II (Desa Kedungkendo)

3. Afvour Link III (Desa Klurak)

Kecamatan Tanggulangin:

1. Saluran Gedangrowo (Desa Kedungbanteng)

2. Saluran Sekunder Gedangrowo (Desa Kalidawir dan Desa Ngaban)

3. Afvoer Ketapang (Desa Ketapang)

Melalui pengerukan serentak ini, Pemkab Sidoarjo berharap sistem drainase di wilayah selatan Sidoarjo makin optimal dan siap menghadapi potensi cuaca ekstrem. (DFX)