News

Bogasari Mengajar, Siswa SMK Muhammadiyah 4 Boyolali Belajar Membuat Empat Produk Bakery

341
×

Bogasari Mengajar, Siswa SMK Muhammadiyah 4 Boyolali Belajar Membuat Empat Produk Bakery

Sebarkan artikel ini

IDNZONE.COM – Setelah tiga kali melakukan kunjungan akademik ke pabrik PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari Flour Mills di Jakarta Utara sejak 2023, kerinduan SMK Muhammadiyah 4 Boyolali, Jawa Tengah, akhirnya terwujud. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) “Bogasari Mengajar”, puluhan siswa dan guru jurusan kuliner mendapatkan pelatihan teori hingga praktik pengolahan tepung terigu secara langsung pada Senin dan Selasa (2-3/11/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan SMK Muhammadiyah 4 Boyolali ini menghadirkan baker berpengalaman dari Bogasari Baking Center (BBC) Semarang, Imam Nurmansyah. Penyelenggaraan program ini sekaligus menobatkan SMK Muhammadiyah 4 Boyolali sebagai sekolah pertama di Jawa Tengah yang menerima edukasi langsung dari pelopor industri tepung terigu nasional tersebut.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 4 Boyolali, Suprap, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kesempatan emas yang diberikan kepada pihak sekolah.

“Kami menjadi sekolah pertama di Jawa Tengah yang mendapatkan kesempatan berharga dari industri terigu pertama dan terbesar di Indonesia ini. Ilmu yang dibagikan sangat berharga bagi siswa maupun guru kuliner, serta wajib ditularkan kepada siswa lainnya,” ujar Suprap saat pembukaan acara.

Kombinasi Teori Ilmiah dan Praktik 4 Resep Favorit
Selama dua hari pelatihan, sebanyak 34 siswa kelas XI, 16 siswa kelas X, serta 3 guru jurusan kuliner dibekali pemahaman mendalam. Sebelum memasuki sesi dapur, para peserta menerima paparan ilmiah seputar karakteristik bahan baku gandum, proses penggilingan (milling), hingga fungsi spesifik tepung terigu dalam produk olahan.

Pada sesi praktik, Imam Nurmansyah memandu peserta menguasai 4 materi produk populer berbahan dasar terigu, yakni Choux Paste, Swiss Roll, Pisang Bolen Bandung, dan Soft Cookies Monster. Selain resep, para peserta diajarkan berbagai tips serta teknik dasar pembuatan kue seperti pound cake, sponge cake, dan chiffon cake.

Baca Juga  Terminal Teluk Lamong Perkuat Green Port dan Target Net Zero Emission Lewat PROPER 2025–2026

Antusiasme peserta terlihat sepanjang jalannya kelas, yang juga diisi sesi evaluasi interaktif berhadiah. Askia Qiraina Setyani Putri, siswa kelas XI Jurusan Kuliner, mengaku mendapatkan pengetahuan praktis yang belum pernah diperoleh sebelumnya.

“Cara pengajarannya sangat menarik dan mudah dipahami. Pokoknya senang sekali dapat pengajaran langsung dari Bogasari, seru dan menyenangkan,” ungkap Askia.

Dorong Pembentukan Wirausaha Muda dan Program Magang
Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri, Shirot Amin, berharap sinergi ini berlanjut pada penguatan program magang bagi siswa maupun guru, baik di unit operasional Bogasari maupun jaringan UKM mitranya. Terlebih, sekolah tersebut memiliki program rutin produksi kue kering saat Ramadan yang melibatkan ratusan siswa.

“Melalui produksi kue kering dua tahun terakhir, siswa belajar pengolahan hingga pemasaran. Kami berharap ilmu dari Bogasari dapat terus meningkatkan kualitas produk dan kompetensi siswa kami,” jelas Shirot.

Sementara itu, Manajer Pemasaran Bogasari Wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, Edward Sopaheluwakan, menegaskan bahwa Bogasari Mengajar berfokus menyiapkan generasi muda agar tidak hanya siap kerja, tetapi juga terdorong menjadi wirausahawan kuliner setelah lulus.

“Bogasari berkomitmen tidak hanya tumbuh dalam industri makanan, tetapi juga tumbuh bersama dunia pendidikan. Bagi yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, pembekalan ini membuat mereka lebih siap dan yakin,” tutur pria yang akrab disapa Edo ini.

Edo menambahkan, edukasi terigu di Jawa Tengah kini makin dioptimalkan menyusul beroperasinya kembali unit pelatihan Bogasari Baking Center (BBC) Semarang sejak 9 September 2026. Dengan kapasitas hingga 20 orang per kelas, fasilitas ini terbuka bagi masyarakat umum, UKM, pelajar, hingga mahasiswa yang ingin memperdalam keterampilan baking profesional. (EPM)