IDNZONE.COM – Antusiasme masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api untuk mudik Lebaran 2026 melonjak tajam. Memasuki awal Maret 2026, PT KAI Daop 2 Bandung mencatat empat kereta api (KA) jarak jauh favorit telah mencapai tingkat okupansi di atas 100 persen.
Tingginya angka pemesanan ini membuktikan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat karena faktor keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu.
Daftar Kereta Api Paling Laris (Favorit)
Hingga Minggu (8/3/2026), berikut adalah empat rangkaian KA dengan tingkat keterisian kursi tertinggi:
1. KA Kahuripan (Kiaracondong – Blitar)
2. KA Kutojaya Selatan (Kiaracondong – Kutoarjo)
3. KA Cikuray (Garut – Pasarsenen)
4. KA Tambahan (Kiaracondong – Surabaya Gubeng)
Ketiga KA pertama merupakan kelas ekonomi PSO (Public Service Obligation) yang banyak diburu karena tarifnya yang sangat terjangkau bagi pemudik.
Mengapa Okupansi Bisa Lebih dari 100%?
Banyak masyarakat bertanya-tanya bagaimana kapasitas bisa melampaui angka 100%. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, memberikan klarifikasi mengenai sistem tiket dinamis tersebut.
“Kereta api tetap beroperasi sesuai kapasitas tempat duduk yang tersedia. Angka okupansi lebih dari 100 persen merupakan akumulasi pelanggan yang naik dan turun di berbagai stasiun antara sepanjang perjalanan,” jelas Kuswardojo.
Artinya, satu kursi yang sama bisa digunakan oleh lebih dari satu orang secara bergantian pada titik stasiun yang berbeda (misal: Penumpang A turun di Tasikmalaya, lalu kursi tersebut diisi Penumpang B yang naik dari stasiun tersebut).
Antisipasi Lonjakan: KA Tambahan Kiaracondong – Surabaya
Untuk mengimbangi tingginya permintaan, KAI mengoperasikan KA Tambahan relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng. Langkah ini diambil agar masyarakat yang belum mendapatkan tiket pada KA reguler tetap memiliki kesempatan untuk pulang kampung ke arah Jawa Timur.
Tips Bagi Calon Pemudik
Bagi Anda yang berencana mudik melalui wilayah Daop 2 Bandung, KAI memberikan beberapa imbauan penting:
1. Pesan Segera: Gunakan aplikasi Access by KAI atau website resmi booking.kai.id untuk memantau sisa kursi secara real-time.
2. Cek Jadwal: Pastikan kembali tanggal dan jam keberangkatan agar tidak tertinggal.
3. Opsi KA Tambahan: Jika KA reguler penuh, segera cek ketersediaan pada rangkaian KA Tambahan. (SKW)




