IDNZONE.COM – Bintang Ducati Lenovo, Marc Marquez, menatap musim MotoGP 2026 dengan ambisi besar. Setelah sempat terpuruk akibat cedera pada GP Indonesia Oktober lalu, pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut kini menyatakan diri telah pulih total dan siap kembali ke lintasan balap.
Fokus utama Marquez musim ini bukan sekadar mengejar rekor, melainkan mengembalikan feeling balap dan kepercayaan dirinya yang sempat terganggu akibat insiden musim lalu.
Pemulihan Fisik dan Adaptasi Motor Baru
Pembalap asal Catalunya ini mengaku mendapatkan sinyal positif selama sesi latihan awal. Namun, ia tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan. Baginya, tes pramusim akan menjadi pembuktian sejauh mana kesiapan fisik dan performanya di atas motor.
“Mendapatkan kembali kepercayaan diri saya setelah cedera adalah tujuan pertama, kemudian menampilkan pertunjukan di lintasan bersama Ducati Lenovo Team,” ujar Marquez, Selasa (20/1/2026).
Marquez juga menegaskan komitmennya untuk mengembangkan Ducati Desmosedici GP26. Alih-alih terobsesi pada statistik, ia lebih memilih fokus pada konsistensi performa di setiap seri balapan guna menghormati kepercayaan yang diberikan oleh tim pabrikan asal Italia tersebut.
Pelajaran dari Cedera Bahu
Masalah cedera bahu yang sempat menghantui menjadi pelajaran berharga dalam persiapannya kali ini. Marquez kini jauh lebih disiplin dalam menjaga kondisi fisik agar mampu tampil stabil sepanjang musim yang padat. Ia ingin memastikan bahwa saat lampu start menyala, tubuhnya sudah berada dalam kondisi 100 persen untuk bertarung di barisan depan.
Agenda Penting: Sepang dan Thailand
Langkah awal pembuktian Marquez akan dimulai di Sirkuit Sepang, Malaysia, dalam tes pramusim yang dijadwalkan pada 3–5 Februari 2026. Sesi ini menjadi momen krusial bagi Marquez untuk mengevaluasi hasil pengembangan tim serta menyesuaikan gaya balapnya dengan evolusi motor terbaru.
Setelah rangkaian tes tersebut usai, tantangan sesungguhnya akan dimulai pada seri pembuka GP Thailand yang akan digelar pada 27 Februari 2026. Balapan perdana ini akan menjadi tolok ukur apakah sang juara dunia delapan kali tersebut mampu kembali mendominasi persaingan MotoGP. (ULQ)




