IDNZONE.COM – Ganda putra Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, mematok target tinggi dalam ajang Badminton Asia Championships (BAC) 2026 yang akan digelar di Ningbo, Tiongkok. Pasangan non-pelatnas ini membidik medali atau setidaknya mampu menembus babak semifinal.
Demi mencapai target tersebut, Sabar/Reza memanfaatkan kesempatan langka untuk berlatih di Pelatnas PBSI Cipayung. Kehadiran mereka di pusat pelatihan nasional tersebut dinilai sangat krusial untuk mendongkrak kualitas permainan sebelum bertolak ke Negeri Tirai Bambu.
Keuntungan Latihan Bareng Pemain Elit
Pelatih yang mendampingi mereka, legenda bulu tangkis Hendra Setiawan, menyebut bahwa atmosfer latihan di Pelatnas memberikan dampak instan bagi peningkatan performa Sabar/Reza. Menurutnya, mendapatkan lawan sparing yang selevel adalah kunci utama.
“Masuk ke semifinal dulu, lah. Secara kualitas main dan speed, latihan di sini sangat membantu karena levelnya sama. Kami sangat senang bisa mendapatkan porsi latihan yang berkualitas selama di Pelatnas,” ujar Hendra pada Jumat (3/4).
Hendra menambahkan bahwa berlatih di luar lingkungan Pelatnas seringkali terkendala oleh standar lawan tanding yang berada di bawah kebutuhan kompetisi level tinggi. Dengan sparing yang kompetitif, peningkatan kemampuan teknis dapat berjalan lebih efektif.
Fokus pada Kondisi Fisik dan Kesehatan
Menjelang turnamen yang akan berlangsung pada 7-12 April tersebut, Hendra memberikan perhatian khusus pada faktor kebugaran. Mengingat waktu persiapan hanya tersisa sekitar satu pekan, menjaga tubuh dari cedera dan penyakit menjadi prioritas utama.
“Intinya jangan cedera, jangan sakit. Reza hari ini juga agak kurang enak badan, jadi saya minta dia istirahat dulu agar kondisinya kembali prima saat turnamen dimulai,” jelas Hendra.
Tantangan di Babak Awal
Berdasarkan hasil undian, Sabar/Reza akan menghadapi pasangan asal Hong Kong, Hung Kuei Chun/Lui Chun Wai, di babak pertama. Meski di atas kertas memiliki peluang, Hendra mengingatkan bahwa persaingan di Asia setara dengan turnamen Tur Dunia BWF (World Tour).
Peta Persaingan: Mayoritas penghuni peringkat 1 hingga 10 dunia berasal dari Asia.
Kualitas Lawan: Kekuatan ganda putra saat ini sudah sangat merata.
Sabar Karyaman pun menegaskan bahwa mereka tidak ingin memandang remeh lawan mana pun. Fokus utama mereka saat ini adalah melewati rintangan pertama dengan sukses sebelum memikirkan jauh ke babak semifinal. (OUV)




